Huah…Udah pada selesai UAS (Ujian Anak Setan) kita para muslimin dan muslimah SMA N 14 diajak untuk refreshing sekaligus memperdalam wawasan kita mengenai ilmu agama dengan mengikuti acara tahunan SMAN 14 yaitu “SANLAT”. Cukup surprise dengan hari pelaksanaannya yang dilaksanakan tanggal 17,18,&19 Juni, karena tanggal 18 adalah hari ulang tahun gua. Wah dahsyat! Gimana ya rasanya ulang tahun pas SANLAT bareng temen-temen.
Kita para peserta disuruh dateng oleh panitia pagi-pagi sekali yakni jam 05.30 kita harus udah ngumpul di sekolah dan jika kita dateng lewat jam 06.15 akan dikenakan iqob, begitu katanya dari sms yang gua dapet. Gua harus menyiapkan seluruh peralatan yang harus dibawa buat SANLAT sendiri, karena orang tua gua harus nganterin kakak gua buat tes SNMPTN di Bandung. Pagi-pagi sekitar pukul 05.15 gua berangkat dengan tas yang begitu terlihat obesitas dan mungkin orang-orang ngira gua orang yang hamil di punggung. Dengan baju muslim dan celana bahan yang matching gua berangkat dengan style teroris masakini. Sampe di sekolah, tiba-tiba ada peserta SNMPTN yang akan melakukan tes di SMAN 14 dengan menggunakan sepeda motor tiba-tiba terjatuh di lapangan basket yang licin karena guyuran air hujan. Gubrak ! gua yang ngeliat pun berusaha menolong sang mas-mas tersebut.
Gua : “Gak papa mas?”
Mas-mas : “Gak…gakpapa kok, ini licin”
Gua : (meninggalkan mas-mas tersebut dengan motor yang sudah berdiri kembali) “Hati-hati mas”
Mas-mas : “Iya makasih ya…”
Wah melihat hal itu, temen gua yang tetep dengan style baju sekolah bernama Hindya bilang
Hindya : “Wah gara-gara satriyo nich (kak izzuddin style)”
Gua : (cepet-cepet ke WC masjid AL-Huda karena pengen boker)”no comment”
Setelah selesai mengeluarkan hajat yang begitu bau’, gua pun berbaur dengan yang lainnya sembari bercanda. Beberapa menit kemudian datanglah sang “wakabid I” Abdullah Izzuddin Al-Qossam yang akan menjadi peserta sanlat tahun ini bersama kita karena tahun lalu dia gak ikut sanlat. Dengan diledekin oleh temen-temennya yang jadi panitia, dia pun terlihat sedikit “kicep”. Sembari jalan menuju bis, gua tanya-tanya sama kak Izzuddin
Gua : “Akh kenapa tahun lalu gak ikut sanlat?”
Izzuddin : “Tahun lalu ane pertukaran pelajar”
Gua : (Kagum)”Wah luar biasa!, emang pertukaran pelajar kemana akh?”
Izzuddin : “Ke Timor Leste”
Gua : #$#$#%#%**^% (dasar aneh)
Berangkatlah kita seluruh peserta SANLAT ke lokasi yang begitu jauh dan jalan yang berliku-liku tajam. Tiba-tiba di depan ada tanjakan yang sangat tinggi dan diperkirakan mencapai 75o , hingga bis kita yang begitu “reot” tak sanggup lagi untuk menaiki tanjakan tersebut. Dan akhirnya seluruh penumpang bis turun untuk mengurangi beban bis tersebut. Eh setelah melewati tanjakan tersebut, bis itu meniggalkan kita yang turun dengan jarak yang cukup jauh alhasil kita harus berlari menaiki tanjakan dan kembali menuju bis itu. Supir dari bis itu cukup kewalahan dengan medan yang begitu luar biasa. “Waduh dek, dengkul saya mau copot tadi”, kata sang supir yang terlihat begitu kekar laksana kuli. Tak berapa lama kita pun sampai di lokasi SANLAT yaitu Villa Bengka.
Sampailah kita di tempat tujuan, langsung kita digiring menuju aula dan makan siang disana. Ada ciri khas tersendiri dari Villa Bengka ini, yaitu adanya monyet yang nongkrong di tembok sisi kanan halaman masuk Villa. Sempet gua mikir , apa jangan-jangan itu monyet namanya “Bengka” terus ini Villa dinamai Villa Bengka…gak tau lah. Selesai makan siang, dibacakan peraturan SANLAT dan berta’aruf kita pun ke villa yang telah dibagikan. Ada dua villa buat ikhwannya. Gua ada di villa 2 dekat sawah-sawah. Setelah shalat dzuhur dan asar dijamak taqdim kita beristirahat sejenak di villa masing-masing. Bercengkrama dan bercanda khas anak SMA pun dimulai. Setelah beberapa lama, panitia datang dan menyuruh kita berganti pakaian kotor untuk simulasi. Setelah selesai semuanya kita dikumpulkan di lapangan yang cukup becek dan bau comberan itu. Sore ini kita melakukan simulasi ulat bulu yang membuat seluruh lapisan pantat gua begitu kotor dan basah. Bahkan ada dari temen gua yang selananya kemasukan kodok berukuran mikro. Wah gimana rasanya ya … pasti geli-geli gitu dech! (kak izzuddin style). Hampir dipastikan seluruh bagian pantat dari seluruh peserta sudah coklat laksana orang “cepirit” dan bau’ comberan asli dari pegunungan. Setelah itu, kita main benteng. Luar biasa ! saking banyaknya orang yang ikut, jadi susah menentukan siapa lawan,siapa kawan dan pemenangnya pun tidak diketahui. Setelah itu kami pun mandi dengan batas waktu 5 menit.
Setelah mandi, kita shalat maghrib jamak taqdim isya’. Setelah shalat yang dipimpin oleh ex-ketua rohis akh Normand Edwin Elnizar, kita diberi suplemen materi tentang “aqidah”. Materinya cukup membosankan, tetapai setelah materi ada yang seru. Yups…seusai materi yang membosankan itu, tiba-tiba dari akhwatnya ada yang berteriak seperti sedang kesurupan dan sudah saya cari tahu lebih lanjut bahwa yang kesurupan itu adalah temen sekelas gua yaitu Asprilya Balqist yang memang menjadi trending topic bahwa dia adalah "ratu"nya kesurupan.
Lanjut kita disuruh kembali ke villa masing-masing. Dan malem-malemnya ada sharing alumni yang dibawakan oleh kak Nicko dengan seragam bolanya. Lumayan lama ini acara karena banyak yang nanya. Setelah sharing alumni kita disuruh istirahat tidur di villa. Dini hari, tiba-tiba kita dibangunkan dan diajak untuk shalat qiyamul lail oleh panitia, dan banyak dari peserta yang masih ngantuk mungkin karena mereka tidak terbiasa untuk melaksanakan qiyamul lail. Qiyamul lail yang diimami oleh pak Martadi dengan bacaan surat-surat yang super panjang ini membuat banyak dari peserta yang baru memulai shalat ketika imam akan ruku’ dan banyak dari peserta yang durasi sujudnya jadi lama karena mereka ngantuk.
Setelah sarapan, kita ada outbond yang rutenya cukup jauh hingga membuat betis kita menjadi keras. Kelompok gua kelompok 9 yang beraksi terakhir, jadinya udah pada bad mood aja. Dan Kelompok 9 ini bernama “Sanset” = Santri Setia, dengan yel-yel lagu ST12. Pertama kita disuruh membuat ikatan seperti lingkaran dan melepaskannya dengan memutar badan kita. Pos 1 adalah pos hafalan yang dijaga oleh kak Rizki Ariestyadi (ketua SANLAT yang “magabut” kata Bowo) dan kak Mahbubi (sang arabian). Pos ini berhasil kita lalui dengan gemilang. Dan mereka memberi kita petunjuk berupa potongan nasyid. Lanjut kita ke Pos 2 yang dijaga oleh akh Ihsan Robbani (akh cimol) yang menyuruh kita mengisi sebuah paralon besar yang banyak lubangnya dengan air sungai. Dan kita pun gagal karena air yang kita isi selalu keluar dari dalam paralon tersebut. Pos 2 GAGAL ! Lanjut kita ke pos 3 yang dijaga oleh akh Ryan, akh Galih, akh Wendi. Pos ini adalah pos alcatraz, dan gua yang lagi bad mood gak mau nyebur ke kali tempat kita main. Jadi ada kotak-kotak dari rafia di atas air sungai dan kita harus masuk ke kotak itu dengan menyelam. Dan akhirnya…GAGAL! Udah agak kecewa dengan 2 pos yang gagal kita lewati. Kita disuruh untuk menuju ke masjid untuk berganti pakaian dan melaksanakan shalat jum’at.
Anehnya dari pelaksanaan shalat jum’at di masjid ini adalah khutbahnya yang menggunakan bahasa arab, so kita semua tertidur saat khutbah disampaikan karena gak ngerti. Selesai shalat jumat, kita makan siang dengan lauk tipuan. Kenapa gua bilang lauk tipuan, karena dari bumbunya terlihat seperti rendang daging….. Tapi… bukan daging, malahan ATI ! Gua yang gak suka banget dengan ati baru menyadari di detik akhir gua makan. Yah, seperti biasa karena kelompok gua kelompok 9, jadi terakhir lagi dech! Kita disuruh lari menaiki tanjakan yang dilansir kemiringannya mencapai 750 dan kita sampai di pos selanjutnya. Pos 3 yaitu spider web yang dijaga Hani Nadhif dan akh Vega. Agak aneh, karena spider web nya dari tali rafia hahahahaha. Dan kita disuruh membantu 4 orang teman kita melewati spider web tersebut tanpa menyentuh tali rafia tersebut. Dan kita…..BERHASIL! Lanjut kita ke pos selanjutnya yang semakin menaiki bukit. Dan di pos 4 ini dinamakan karapan manusia yang dijaga oleh kelas 12 yang sudah menjadi alumni yaitu kak Sigit Satrio (ex-Ketua MPK), kak Abdullah Fahmi (ex-Bendahara Rohis), kak Rozak (ex-Divisi Pembinaan Rohis + ex ketua IKRAR) dll. Disini kita harus mengangkut 4 teman kita menggunakan bambu. Jadi 2 orang memegang bambu, 1 orang nak banbu dan 1 orang di depan bambu. Dan di pos ini kita…..GAGAL AGAIN! Dan kita harus push up 10 kali.
Nah, selanjutnya akan lebih seru. Karena ini simulasi yang luar biasa seru. Pertama, kita satu angkatan peserta SANLAT 2010 + kelas 11 yang gak ikut tahun lalu disuruh membuat bola pejal yang tidak akan hancur bila diserang dari berbagai sisi. Dan kita sekali lagi….GAGAL ! karena ada satu teman kita yang lepas yaitu sang “Doraemon” Hindya. Yah…selanjutnya adalah simulasi perang dengan masing-masing memegang nyawa berupa cairan berwarna yang dikalungkan di lehernya. Ada tim merah dan tim hijau. Cukup sengit, dan akhirnya tim merah kalah. Karena ada temen gua dari tim hijau yang begitu “badak” melewati banyak pertahanan tim merah yang tersusun dari pria bertubuh besar. Dan gua sebagai salah satu bagian pertahanan sebenernya merasa terdzhalimi oleh temen gua itu, karena gua didorong dan diinjak-injak oleh dia sehingga tangan gua agak nyeri dikit. Dan lagi-lagi gua GAGAL ! Watdefak !Setelah selesai itu ada sesi foto-foto dan gua diserang oleh temen-temen gua karena hari itu gua milad. Setelah itu kita harus balik ke penginapan dan bersih-bersih, terus shalat asar.
Dengan cekatan gua kembali menuruni bukit dan berlari menuju Villa Bengka. Menarik, karena kita yang jogging aja bisa lari dengan kencang saat menuruni turunan yang sangan curam. Mungkin kecepatan gua saat lari itu mencapai 160 km/H (lebay). Setelah mandi, kita semua melaksanakan shalat asar dan siap-siap untuk materi selanjutnya.
Materi pun dimulai. Materi kali ini adalah berupa training motivasi dari motivator JOSS Indonesia. Dia masuk dan menyapa kita dengan gaya sok asik nya. Lalu klimaks dari acara SANLAT ini pun terjadi tatkala di menyapa kita dengan berkata
JOSS : “Kalo saya bilang ‘Hai’ kalian jawab ‘Halo’ okay”
JOSS : “Terus kalo saya bilang ‘Halo’ kalian jawab ‘Hai’ okay”
PESERTA : (serempak) “YAAAAA!!!”
JOSS : “Halo…”
PESERTA : “Hai…”
JOSS : “Hai…”
PESERTA : “Halo…”
JOSS : “Hai..Hai..Halo..”
PESERTA : “Halo..Halo..Hai..”
JOSS : “Halo..Hai..Halo..”
Dan lampu padam seketika… Jebret !!! Tiba-tiba para akhwat mengumandangkan takbir,”Allahu Akbar! 3x”. Tiba-tiba akhwat berlarian dan timbul masalah. Ternyata ada dari akhwatnya yang kesurupan karena gua denger ada teriakan seperti meraum-raum dari sebelah. Tiba-tiba lampu padam lagi…Jebret !! Dan akhwatnya sepertinya ada yang kesurupan lagi. Wah dengan nada sok tau sang motivator menenangkan kita semua dan mengajak kita untuk melakukan shalat maghrib jamak taqdim isya. Saat seluruh peserta ikhwan selesai mengambil air wudhu, tiba-tiba salah satu peserta ikhwan kelas 11 nya yaitu kak Aulia yang memang terlihat bengong dari tadi ditambah kondisinya sedang sakit kesurupan juga sambil berteriak-teriak menggunakan bahasa sunda. Wah, lantas kita semua baca-baca surat “tri-Qul” dan ayat kursi. Dan setannya berteriak,”Sakit….sakit….” Makin mencekam malam itu, karena teman kita dari kelas X F yaitu Kevin merasa takut akan hal tersebut sehingga dia nangis dan mukanya tampak merah. Hingga beberapa saat kemudian di tergolek lemas dan mulai kesurupan. Wah dengan suasana yang mencekam itu, kita semua yang sudah berwudhu pun melakukan ibadah shalat yang mungkin sedikit tidak tenang karena banyak yang kesurupan. Selesai shalat kita dibagi per kelas dan disuruh untuk membaca ayat-ayat alquran untuk membantu mengeluarkan jin/setan dari tubuh teman kita. Tetap dengan nada sok tau sang motivator berkata,”Saya akui, Kita tidak mungkin menang lawan setan”. Dan para murabbi pun menghampiri para mentee-mentee nya. Kelompok mentor gua didampingi oleh ex-murabbi kita yaitu akh Sangkot Prakoso Hadi tanpa didampingi pasangan mahonya akh Dimas Febrian Purnomo (Akh Dijay). Kita disuruh membaca Al-Fatihah, ayat kursi, Al-Ikhlas dan yang membawa mushaf disuruh membaca Al-Jinn. Tiba-tiba daftar orang kesurupan bertambah dengan kesurupannya kak Damar Aziz (kelas 11), pasti anak 14 kalo ada nama Damar pasti identik dengan gua dech !(kak izzudin style)
Karena suasana semakin mencekam, kita disuruh untuk menuju villa 1 dan berkumpul disana seluruhnya. Seluruh peserta disuruh mengambil makanan untuk makan malam. Dan ada dari panitia yang hampir kesurupan juga yaitu kak Miftahul Ihsan dan kak Galih Satrio Aji, karena muka mereka yang udah memerah.
Gua sempet mikir….Apa ini kado milad gua yang 16th , gua ngerasa kayak dikasih kado sama setan-setan daerah Gunung Salak. Tapi insyaAllah semua ini ada hikmahnya tersendiri.
Karena sudah malam, kita pun disuruh tidur oleh pembina. Tidur yang sangat tidak enak karena harus berdesak-desakan dan kepala gua terasa terinjak-injak oleh temen gua yang tidur disebelah gua yaitu Dwi Aji Sentosa. Wah tadinya mau gua bales, tapi gimana balesnya coba…
Seperti biasa, kita dibangunkan untuk melakukan shalat qiyamul lail disaat-saat yang mencekam ini. Dan ada sesuatu yang aneh dari pelaksanaan qiyamul lail kali ini. Yang menjadi imam adalah akh Normand Edwin Elnizar yang terkenal dengan keshalehannya, kali ini berkali-kali lupa saat membaca surat-surat pendek. Setelah itu imam digantikan oleh akh Rozak yang kembali lupa saat membaca surat pendeknya. Sempet mikir,”Ada apaan yah? Masa’ bisa gitu sih”
Setelah selesai qiyamul lail dilanjutkan shalat shubuh, kita kembali ke villa untuk packing dan sarapan. Saat sarapan gua baru sadar kalo kita akan pulang, yapi masih ada salah satu acara lagi yang belum dilaksanain yaitu Jihadul Lail. Mungkin karena suasana mencekam itu…, jadi Jihadul Lail dibatalkan. Setelah semua selesai, kita dikumpulkan di depan villa dengan cuaca panas dan terik matahari yang sangat menyengat. Disitu ada sebuah drama kecil-kecilan tentang kegiatan mentoring yang diperankan oleh alumni kelas 3 nya. Setelah pembagian handphone, dompet dan pin sanlat kita menuju bis untuk pulang kembali ke Jakarta. Dan menarik, karena kita harus berjalan dulu menaiki tanjakan yang sangat tinggi baru naik ke bus dan pulang. Pokoknya SANLAT 2010 "Ada Dech !"
Sanlat 2010 @Villa Bengka
Author: Tyoncom /Pikiran Anak Kecil
Author: Tyoncom /Cukup lama gua vakum memposting tulisan gua dikarenakan seminggu ini gua disibukkan (dipaksa sibuk) oleh ujian kenaikan kelas yang akan menentukan jurusan atau biasa disebut para anak-anak setan UAS (Upil Anak Setan…eh salah Ujian Anak Setan…yang bener Ujian Antar Setan). Yak… setiap hari gua belajar sampe larut malam sambil ditemani para setan sekitar rumah ogut. Ada pocong lapis daun pisang, suster ngepot, udel bolong, dll.
Gak perlu berpanjang lebar lagi…karena panjang kali lebar sama dengan luas dan 2 kali panjang tambah lebar sama dengan keliling persegi panjang (kebawa pikiran ujian math). Inget bujur sangkar jadi inget perkataan temen gua saat menjelang ujian geografi.
“Eh yo lo tau artinya bujur dalam bahasa sunda gak?”, kata dia sotoy
“Hah?...ggggggaak tau tuhh…”, sahut gua dengan tampang dongo’
“Emang apaan?...”, gua menambahkan
“Bujur itu artinya……”
“Apaan?”, gua penasaran
“PANTAT…”
“Whaatsss… paantat?”, tanya gua heran
Langsung gua mikir kalo ternyata orang yang menciptakan ilmu matematika itu berasal dari sunda dan dia terinspirasi dari pantat. Dan Bujur sangkar sendiri kalo diartikan Bujur = pantat ; sangkar = kandang , berarti bisa disimpulkan bahwa arti dari bujur sangkar adalah “Pantat yang diberi sangkar”. Berarti bujur sangkar itu kancut dong’, tapi kan kancut bentuknya segitiga ‘ bukan kotak’ terus?”, pertanyaan dalam hati gua terus berkecambuk.
Gua mau cerita dikit tentang masa kecil gua pas TK. Gua TK di TK Islam dengan segala bentuk kegiatan islami yang disediakan disana. Zaman itu mungkin adalah zaman jahiliyah yang terulang kembali, karena gua pas TK aja udah ngerasa suka sama cewek padahal masih bocah gitu. Haha, bahkan temen gua ada yang lebih parah lagi, masa’ katanya pas dia TK dia udah ngalamin yang namanya mimpi basah atau dalam bahasa Jawa disebut wet dream. Gila kan.. aneh banget! Masih bocah udah ngalamin kayak gitu! Mungkin itu orang tingkat nafsunya sangat tinggi dan udah kebawa oleh sub-budaya yang menyimpang (dalam sosiologi).
Dulu gua juga pernah ngeliatin orang pacaran deket rumah gua dan mereka berdua pegang-pegangan tangan. Terus dengan otak anak TK yang masih dikit gua dan temen-temen gua bilang dengan sotoy,”Eh mas jangan pegang-pegangan tangan, nanti mbaknya hamil lho !”.
Sang mas-mas menjawab,”DASAR ANAK KECIL !!!, SOK TAU BANGET SIH !”
Gua dan temen-temen gua pun kabur.
Memang ada kesalahan mendasar bagi para orang tua dalam menyampaikan masalah-masalah yang seharusnya hanya boleh diketahui oleh orang dewasa, namun hal ini bisa membuat sang anak memiliki rasa penasaran yang tinggi hingga ia akan mencari tahu ke berbagai sumber.
Dulu pas gua SD gua pernah nanya tentang KB ke pembantu gua
Gua : “Mbak, KB itu apaan sich (dengan sedikit alay)”
Mbak : ”Ada dech (kak izzuddin style)”
Gua : ”Apaan?”
Mbak : “KB itu Keluarga Berencana”
Gua : “Maksud?”
Mbak : “Jadi kalo papa-mama gak mau punya anak lagi pake KB, terus KB itu ada 2”
Gua : “Berarti papa-mama pake KB dong !, kan aku anak terakhir”
Mbak : “No comment”
Gua : “Emang KB itu apa aja ? kan ada dua?”
Mbak : “Ooohh, eehhmmm…. Ada spiral ada kondom”
Gua bingung , soalnya kedua nama itu masih asing dalam telinga gua. Dan karena nama kondom itu terlihat sangat unik, lantas gua tanyain
Gua : “Mbak, kalo kondom apaan?”
Mbak : (menolak menjawab)”Gak tau”
Gua : “Masa’ gak tau sich (kak izzuddin style)?, terus kalo spiral apaan?”
Sejak saat itu gua jadi penasaran apa itu kondom dan spiral. Setelah melewati fase pubertas dan masuk dalam lingkungan SMP yang cukup suram karena ada “Jancok” (sang biadab), akhirnya gua tau juga.
Remaja labil bin Alay(4L@y) binti Jablay
Author: Tyoncom /Bismillahirahmaanirrahim, (pake basmallah biar ntar bukan para manusia aja yang liat dan baca, tapi malaikat juga). Setelah cukup lama ogut gak bisa posting lagi, akhirnya setelah beribu-ribu dasawarsa yang telah ogut lewati, serta jati diri dari mak’ erot yang telah punah, ogut bisa kembali lagi memposting tulisan ogut. Ok gak perlu berpanjang lebar, karena panjang mulutnya siapa…….? …Tukul… Yang lebar mulutnya siapa………?...Tukul…. (Hahahaha maap ngopy dari acara “not 4 eyes”). Yang akan kita bahas kali ini yakni tingkah laku para remaja sekarang yang udah freak and absurd. Yeeah ogut biasa nyebutnya “Remaja Labil”.
Ceritanya begini….. konon katanya, dahulu kala di kerajaan “Lebay” hiduplah seorang raja bernama King 4L@y (dibaca aL4y, kalo blom bisa baca juga…berarti ……”Selamat anda tidak alay”). Nah King 4L@y ini karena kebiasaanya suka mainin cewe dan nyupangin tuh cewe-cewe, jadinya hingga bangkotan dia tak memiliki istri yang mau mendampingi hidupnya yang lebay, padahal ia sangat menginginkan kehadiran seorang anak yang bisa menggantikan dia memimpin Lebay Kingdom. Suatu hari King 4L@y seperti biasanya suka godain cewe-cewe yang dijajakan di emperan jalan dan dia pun dengan penuh napsu mencipok dan nge***** tuh cewe( sensor, dan yang bisa menebak ini sensor akan mendapatkan “Grand Prize” senilai $20.000 US dipotong pajak 99% + ongkos kirim ). Setelah puas dengan ini cewe, King 4L@y pun pulang ke rumahnya. Tiba-tiba…!! sesampainya di rumah, King 4L@y merasa mual yang sangat dahsyat hingga ia pun muntah-muntah di wastafel rumahnya (kayak di sinetron-sinetron gitu..deh). Setelah selesai dengan muntahnya, ia pun pergi ke tabib buat nanyain penyakitnya itu. Datanglah King 4L@y ke tabib yang terkenal yaitu “Tabib Malay”. Tabib Malay adalah seorang tabib dari Malay sia’(dibaca dengan logat sunda menjadi “malay siak”) dan tabib ini kerjaannya tiduuuuuurr melulu hingga dia dinamai Tabib Malay. Nah, setelah meriksa King 4L@y, si Tabib pun mengucapkan selamat kepada King 4L@y. “sEL4Mat yA4ch K1n9 4L@y !!!” kata Tabib Malay dengan bahasa alaynya. King 4L@y pun bingung dan berkata,”sEL@maT bw4T Ap@An cYih ?”. “sEL4Mat KaRn4 kAmYu cKr9 4kaN pUnY@ anAk”, sahut Tabib Malay. Mendengar hal itu King 4L@y pun bingung setengah “telanjang”, karena dia yang sebenarnya adalah lelaki tulen bisa hamil, padahal tak memiliki rahim sama sekali. “Ehmm King 4L@y, tAp1 kHamiL4n KamYu tUch 9ug Norm4l gItu LocH !”, tambah tabib Malay. “WATDEFAK !!!!”, sahut King 4L@y. “Yupps , kAl0w bYa5saNYa iBu2 Klo HaMIL di P3rut, KamYu hAm1Lnya di PunGgung gItu Loch…”, jelas Tabib Malay. King 4L@y pun menagis “terbahak-bahak” hingga air matanya pun telah habis terurai (ciiee ilah bahasanya..).
Okey berbulan-bulan ia mengandung si jabang bayi dan punggungnya pun mulai membesar. Karena malu punggungnya membesar seperti punuk onta arab, King 4L@y pun hanya dirumah saja menunggu kelahiran bayi alay dari punggungnya. 9 bulan 10 hari pun berlalu hingga kontraksi terjadi di punggungnya pertanda sang bayi mau keluar. Dan biasanya sang Ibu yang hamil normal akan merasa kalau bayinya menendang-nendang dari dalam perutnya, berbeda dengan King 4L@y yang merasa punggungna seperti disayat-sayat pake golok dan dipaku pake paku kuntilanak dari dalam punggungnya. Mengalami hal itu membuat King 4L@y merasa tidak nyaman dan merasa sang bayi akan keluar dari “punuk”nya, lalu ia pun pergi ke tabib Malay. Sampailah King 4L@y di tempatnya Tabib Malay dan langsung meminta pertolongan kepada sang tabib dengan sangat lebay,”tAbIB, gW s4kIt2 gHeettoo . PliS55 ToLonGin gUw GheTTooo dund…”. Sang Tabib menjawab (dengan logat Fitri Tropica),”mAksuD Low? aPaAn CyiH? Gug nGerTi deh gUw….”. Udah semakin lebay tuh mereka berdua, hingga akhirnya keluarlah sang jabang bayi dari punggung King 4L@y dengan sangat alay dan tidak disadari oleh keduanya. “Ow3k….oWek….OwEk….”,tangis sang bayi yang baru lahir sudah menjadi alay ini. Wah melihat anaknya sudah lahir King 4L@y pun senang bukan kepalang hingga pipis keluar dari hidungnya dan ingus dari bokongnya. Karena King 4L@y kegirangan dengan kelahiran bayi alaynya, dia pun menggendongnya ke seluruh penjuru Lebay Kingdom, hingga akhirnya dia bertemu dengan wanita yang membuat dirinya hamil itu. “Heeiii…KaMyu tUch kan Yg bKin guW bUNtinG KhAN?”, kata King 4L@y. “yUpSs…eMaNg BeN3r!! aKyUL4h YG BkIN dirImU BunTiNg…..wKWkwkWk…”, kata wanita itu dengan tidak kalah alay. “eMaNgNy4 KamYu tuCh syapa Sich? kOq bIsa BkIN dIriKu HamiL ?”, sahut King 4L@y. “KaMyu TaU knApa aKyU biSA buAt dIRiMu hAmIl?? KaReNa AkULaH JaBlAy”, kata sang jablay. “ApAaaAah???? KaMyu itU Si jAbLaY sAng WaniT4 JaL@ng yAnG PeRNAh bUAT DIrIkU HamIl DiPuNgGGuNg Ini”, kata King 4L@y. Ternyata wanita yang selama ini membuat King 4L@y hamil dipunggung itu si Jablay, yaitu seorang wanita jalang yang mengobral “perabotan”nya dengan diskon mencapai 75% (syarat & ketentuan berlaku).Setelah berunding, akhirnya mereka sepakat memberi nama anak hasil hubungan “enak” mereka dengan nama yang begitu autis yaitu….“Remaja Labil”.
Begitulah cerita yang bisa ogut ceritakan mengenai asal-usul dari remaja labil, tapi maap gak ada proses pembuatannya secara biologis. Dan sekarang ini mulai bisa kita temukan banyak Remaja Labil baik yang udah senior ( yang udah malang melintang di dunia ke “Remaja Labil”an ) dan yang masih junior ( yang masih dalam masa percobaan ) dimana-mana. Dan biasanya mereka muncul di mall-mall terdekat dengan tingkah laku yang freak dan absurd, contohnya pegang-pegangan tangan (kalo pegang yang lain…gak tau deh), terus cipokan, rangkul-rangkulan dan lain-lain yang sulit disebutkan satu persatu. Pokoknya hati-hati karena virus mereka menular!!! , tapi asal kamu punya serum anti alay sih…semuanya bisa diatasi. Jadi, jika kamu tidak mau jadi “Remaja Labil bin 4L@y binti Jablay” mending jauhi tempat tongkrongan mereka! Okey! Akhir kata…………. Sal4m DoNg0 !! (tuh kan udah menular virusnya!)
Gantungan Kunci Interisti
Author: Tyoncom /Akhirnya….setelah perjuangan selama kurang lebih 45 tahun, FC Internazionale berhasil menjadi juara Champions League 2009/2010 yang berarti menandakan bahwa memang Inter Milan telah menjadi sebuah tim terbaik di Eropa. Sepasang gol dengan “cerdik” dari Diego Milito mengantarkan Il Biscione ( Sang Ular Besar ) menghempaskan perlawanan Bayern Muenchen di Final yang diadakan di Stadion Santiago Bernabeu kota Madrid. Gelar ini juga melengkapi dua gelar sebelumnya yang telah diraih oleh armada Jose Mourinho yakni Scudetto dan Coppa Italia. Gelar ini juga menorehkan sejarah bagi Inter sendiri, yakni sebagai klub ke-5 yang bisa meraih treble winner dalam satu musim.
Wah emang luar biasa pertandingannya!!! Perfecto! Padahal Inter yang kalah penguasaan bola cukup jauh dan terus terkurung dan dipaksa untuk terus bertahan, tapi akhirnya bisa memenangkan pertandingan. Ogut sebagai pendukung Inter, atau biasa disebut Inter setia (lho?) salah…. Inter Cliquers (lho? Lagi) salah lagi….. yang bener Interisti, bisa bergembira karena Inter Juara Liga Champion. Waduh maap-maap nih buat Andang & pras(pendukung barcelona), hafidh & akh Panji (Milanisti), Jancok (Juventini laknat), Icad (Liverpudlian banci), Luqman (Liverpudlian dari Timur Tengah) dan Noto (pendukung Chelsea) soalnya tahun ini emang tahunnya Inter Milan buat berjaya (Izzatul Inter), jadi buat kalian pendukung tim-tim yang sudah berhasil dikalahkan Inter gak usah bersedih hati hingga menangis darah ataupun bunuh diri sambil nelen biji duren karena mungkin kejayaan tim pujaan kalian udah habis. Kayak barcelona yang udah terlalu mengandalkan messi, terus Milan yang pemain-pemainya harusnya udah berada di panti jompo, Liverpool yang udah tersingkir dari Big Four, Juventus yang udah terpuruk hingga ke dasar sumur dan Chelsea yang masih ngarep dan ngimpi’ juara Liga Champions. Forza Inter !
Kali ini ogut akan cerita kenapa ogut bisa jadi pendukung Inter (Interisti). Gini ceritanya….Awalnya dulu ketika ogut kelas 4 SD (“bisa sekolah juga toh!”), pas itu lagi jamannya sponge bob dan dora. Terus, temen ogut beli gantungan kunci bergambar sponge bob, sontak saat itu ogut mau beli juga dong gantungan kunci itu….(saat itu zamannya gantungan kunci di gantungkan di resleting tas sekolah). Eh… pas ogut mau beli di abang-abang (*bukan Tante-tante)…Ternyata……..Gantungan kunci sponge bobnya udah SOLD OUT! Yah….. ogut sedih deh pas itu. Tapi, sang abang-abang yang mukanya mirip sama vokalis JAMRUD itu ngasih opsi lain. Yaitu gantungan kunci lambang klub bola. Saat itu harapan mulai ada, lantas ogut milih-milih kan…Saat itu ada gantungan kunci Manchester United, AS Roma, Real Madrid, AC Milan, dan yang terakhir Inter Milan. Wah!...pas itu ogut bingung tuh mau milih yang mana. Eh tanpa bahwa klub bola itu bagus atau jelek dan hanya mempertimbangkan warna yang bagus…..akhirnya ogut milih gantungan kunci Inter Milan (karena warnanya biru sendiri). Wah seneng tuh kan, langsung deh ogut masang gantungan kunci itu di resleting tas ogut. Dengan bangganya ogut memakai gantungan itu. Pas dirumah malem-malem, eh ada pertandingan bola dan pas sekali….Ternyata yang lagi maen itu Juventus lawan Inter Milan. Wah karena didasarkan oleh gantungan kunci itu dan walaupun Inter diserang terus, akhirnya ogut ikut-ikutan jagoin Inter dan beruntung di pertandingan itu Inter menang (tapi ogut lupa skornya). Nah, karena itu akhirnya sampe sekarang ogut sukanya sama Inter Milan, padahal pada saat itu Inter gak juara, tapi karena pertandingan yang ogut liat itu pas Inter menang dan jadilah ogut seorang Interisti sejati sampai sekarang. Hingga saat Inter keserang oleh lawan-lawannya ogut selalu ketakutan sampai kebelet pipis. Jadi sampe ogut nemuin gantungan kunci klub lainnya barulah ogut gak suka lagi sama Inter.
Jakarta,23 Mei 2010
Saat-saat euforia keberhasilan Inter treble winner
Duka akh Dijay
Author: Tyoncom /Ehem…memang kembali kita diingatkan oleh kejadian-kejadian yang insya Allah akan memberikan hikmah kepada diri kita untuk selalu ingat bahwa takkan selamanya kita hidup di dunia yang fana ini.
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan, (QS 56:60)
Subhanallah luar biasa dahsyat kekuasaan Allah yang dengan mudah menghidupkan dan mematikan. Tak bisa diduga memang kapan kematian itu menghampiri orang terdekat kita yang sangat kita sayangi atau bahkan menghampiri diri kita sendiri yang mungkin tak berbekal apapun untuk menghadapi akhirat. Tak bisa, tak bisa kita lakukan apapun karena itu memang sudah kehendak-Nya.
Sabtu, 8 Mei 2010 duka itu menghampiri akh Dijay (ex-murabbi ogut) ketika ayahanda tercintanya dijemput oleh sang malaikat izrail untuk menghadap rabb. Hari yang sama dengan pengumuman hasil SIMAK UI yang diikuti oleh akh Dijay yang bercita-cita menjadi seorang dokter. Mungkin ada jalan lain yang terbaik untuk akh Dijay dimana ia harus menahan keinginannya berkuliah di fakultas kedokteran UI, karena tak lolos SIMAK UI dan berharap pada tes-tes berikutnya. Luar biasa, hari itu akh Dijay seakan diuji oleh Allah dengan cukup berat ketika sang surya tepat berada di atas dan siang itu mungkin terakhir kalinya akh Dijay dibelai kasih oleh sang Ayah. Yahh… “Innalillahi wa inna lillahi ra’jiun” sang Ayah dari akh Dijay wafat siang itu. Tak bisa terbayangkan oleh ogut rasa pedih, sakit, sedih yang mungkin dialami oleh setiap manusia ketika kehilangan orang yang sangat dicintai dan disayanginya. Ujian berat ketika hati kecewa melihat hasil dari SIMAK UI plus ditambah kehilangan orang yang disayangi memang menghujam hati ini. Ketika kita kehilangan orang yang kita cintai, seakan terbesit kenangan-kenangan indah bersamanya juga pasti teringat kesalahan-kesalahan yang kita lakukan kepada orang terkasih kita. Yah Allah memang akan menguji kita sesuai dengan standar keimanan kita, jadi tak mungkin ada cobaan yang tak dapat dilewati oleh kita. Dan tak mungkin kita masuk surga bila tak ada cobaan yang menghampiri diri kita.
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(QS 2:214)
Lapangkan hati dengan menjadikan sebuah masalah menjadi titik balik dalam hidup kita dan terus menerus menjadikan setiap hari kita menjadi pribadi yang lebih baik merupakan siasat yang bagus untuk hidup kita kedepan. Yakinilah, karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.(QS 94:5-6)
Dua ayat dari Al Insyirah yang mengemukakan tentang hal itu membuktikan bahwa kita tidak perlu larut dalam kesulitan yang mendera karena sesungguhnya Allah telah menyiapkan kemudahan pada diri kita. Dan terakhir, hanya do’a yang bisa mengantar sang Ayahanda ke tempat peristirahatan yang terakhir.
“Turut Berduka Cita atas wafatnya Ayahanda dari Dimas Febrian Purnomo”
Insya Allah do’a antum kepada orang tua antum akan terus mengalir, karena salah satu dari amalan yang tidak terputus adalah “anak yang shaleh yang selalu mendo’akan kedua orang tuanya”. Amin
Cerita Kacangan
Author: Tyoncom /Wah jangan kira atau punya pikiran cerita ini bakalan gak bagus. Mungkin emang dari judulnya sendiri udah kayak gitu, kacangan! Ini pengalaman pribadi diri gw sendiri yang mungkin agak aneh, konyol, dan kurang kerjaan. Kejadian ini gw alamin saat gw masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Hari itu hari libur, para anak TK udah mulai berkeliaran di luar rumah dan biasanya mereka pada main. Ada yang maen gundu, maen bola, tapi untung aja gak ada yang maenin perempuan..ckckckck… Yah sebagai anak TK yang lain daripada yang lain, yang beda daripada yang beda, dan yang aneh daripada yang paling aneh gw gak maen keluar rumah seperti yang lainnya. Gw terkenal sebagai anak rumahan yang jarang dan mungkin hanya keluar rumah pas ngasih duit receh untuk pengamen yang bersedia mengeluarkan suara emasnya hingga terkencing-kencing di depan rumah gw. Ataupun sang ondel-ondel yang rela dengan raut wajah yang tidak pernah berubah bergoyang-goyang dengan tangan yang elastis hingga membuat gw kencing di celana. Nah, hari itu mbak gw (yang biasa bantu-bantu gitu di rumah) punya hasrat untuk membuat rempeyek dengan jumlah yang besar mengeluarkan bahan-bahan utama untuk membuat rempeyek tersebut. Yaitu….. KACANG ! Dia menaruh kacang itu di nampan dengan diratakan seluruh kacang di atas nampan. Alhasil gw yang kurang dengan permainan di rumah juga didukung keautisan luar biasa yang ada pada diri gw mencoba membuat permainan menggunakan kacang itu. Ahaa….gw dapet ide bagus terinspirasi dari teman sekelas gw pas di TK, lalu gw dengan tidak malu-malu mencoba untuk memasukkan kacang itu ke hidung gw lalu dengan hembusan napas yang kuat gw keluarin lagi tuh kacang (kedengerannya agak freak dikit yah). Percobaan pertama, gw masukin satu butir kacang ke dalem lobang hidung gw sebelah kanan..Zzzleebbb….masuklah kacang itu ke lobang hidung gw, terus dengan mengambil napas lewat mulut gw hembuskan kuat-kuat dari hidung. Alhasil kacang itu berhasil mendarat dengan mulus ke landasan. Hahaha… misi pertama berhasil. Terus gw lanjutin tuh, dengan tingkat keautisan yang udah over limit dan didukung IQ yang melebihi Einstein gw coba buat inovasi. Gw akan masukin dua butir kacang itu ke dalem kedua lobang hidung gw (wah tambah seru jadinya).Zzzleebbb…Zzzleebbb….kedua kacang berhasil masuk ke dalem lobang hidung gw. Peluncuran kacang di lobang sebelah kiri telah berhasil. Tiba-tiba petaka terjadi !!! Jengjet!!...Jengjet!!....(backround musik kaget kayak di termehek-mehek). Ternyata hari itu gw lagi kena pilek dan anehnya gw lupa kalo gw lagi pilek, lalu kacang yang masih tertinggal di lobang hidung sebelah kanan tersedot layaknya vacuum cleaner SROOOOOOTT!!!... Luar biasa! kacang beserta ingus gw kesedot ke dalem hidung gw. Pertamanya gw biasa aja, tapi sejenak hati gw teriak WHATTTSSSS!!!! (emang gw dari TK udah pinter bahasa inggris tapi sekarang aja bego). Kacang itu semakin tersedot ke dalem hidung gw. Pertama gw coba untuk congkel tuh kacang pake tangan, terus pake cotton bud, gak berhasil juga gw pake lidi, terus masih gak berhasil yaaaa gw pasrah (tadinya mau pake linggis tapi ntar takut nyaingin limbad jadi gak jadi deh). Terus Mbak gw menemukan gw dengan keadaan seperti itu juga ikut panik, dengan terus bilang “Adek kenapa?” terus sampe 10x. Terus gw jawab”Berisik lo! Cepet bantuin keluarin kacang nih masuk ke hidung!”. Mbak gw kaget, terus gw dibawa ke dokter deket rumah dan ternyata dokternya gak ada. Adanya cuma istrinya yang super duper lambat dan akhirnya dia juga gak berhasil mengeluarkan tuh kacang dari hidung gw. Terus dia merujuk gw untuk ke puskesmas terdekat soalnya kalo ke rumah sakit kejauhan. Naik angkotlah gw ditemani mbak gw yang dengan merasa tidak berdosa terus mengatakan “Adek jangan napas ntar kacangnya makin masuk ke dalem”, gw bales “Lah gimana sih kalo gw gak napas ntar gw bisa mati! Mending lo aja yang gak napas”. Tiba-tiba pertolongan Allah swt datang. Seorang ibu-ibu berumur sekitar 30 tahunan naik masuk angkot, terus dia bertanya “Adik kenapa?” gw jawab ”Ini kacang masuk ke hidung”. Terus dengan mimik menahan ketawa dia nanya lagi “Terus mau dibawa kemana? (kayak judul lagu band alay ARMADA) gw jawab lagi “Ke puskesmas”. Dengan baik hati si ibu-ibu itu ngasih tau kalau dia dokter di puskesmas dan katanya gw akan didahulukan dari pasien lainnya yang mengantri karena hari ini puskesmas lagi ramai. Dan dia juga ngomong “Dik napasnya dari mulut aja dan jangan nahan napas lama-lama ntar kamu pingsan”. Dalem hati gw berkata “Tuh kan si mbak gimana sih masa suruh gw tahan napas!” dan dengan malu-malu kambing si mbak mengalihkan pembicaraan. Tak lama sampailah gw di puskesmas dan langsung gw masuk ruang pemeriksaan. Langsung gw ditiduri oleh tuh dokter (maksudnya disuruh berbaring, jangan mikir negative dulu) dan dengan alat yang sangat sederhana yaitu dengan penjepit uban (pinset) dia mengoyak-ngoyak lapisan dalam hidung gw. Dan dengan agak kesakitan gw pasrah kalo mungkin hari ini hari terakhir gw di dunia yang fana ini (lebay gila). Beberapa menit berselang si dokter ibu-ibu itu berhasil mengeluarkan kacang dari dalam hidung gw dan gw liat itu kacang udah berlumuran ingus gw yang berwarna sedikit keijoan. Tadinya itu kacang mau gw bawa pulang buat diawetin terus dipajang sebagai kenangan masa lalu, tapi kayaknya itu dokter udah mupeng aja ngeliat itu kacang ingus haha… gimana kalo kacang ingus itu dibuat rempeyek haha pasti lezzat. Dokter ini sangat mulia ketika mbak gw nanya berapa bayarnya, dokter itu menjawab “Saya tidak butuh uang, tapi silahkan hubungi administrasi”. JEGGER!!! Itu mah sama aja ujung-ujungnya disuruh bayar juga. Setelah menyelesaikan biayanya terus gw pulang dengan tanda yang cukup signifikan dari kejadian ini yaitu LOBANG HIDUNG GW BERTAMBAH DIAMETERNYA!!! Wah ternyata hasil dari itu dokter mengoyak-ngoyak hidung gw ini. Dan akhirnya hidung gw seiring bertambahnya tahun semakin besar diameternya. Pesan terakhir gw buat kalian yang punya kacang di rumah, hati-hati bro kacang itu bisa menghipnotis anda hingga anda dengan bodohnya memasukkan tuh kacang ke dalam hidung anda bahkan kalau udah gawat lobang dubur anda yang dimasuki oleh sang kacang. DASAR KACANGAN
Read More..Abis sakit perut, ku terus kentut
Author: Tyoncom /Mmm…agak malu juga nyeritain ini. Soalnya penuh dengan aib yang penuh dengan kenistaan dunia haha opo …itu. Ceritanya begini pagi-pagi pas hari libur karena para penghuni kelas XII sedang bertempur menghadapi kerasnya dunia (halah dari tadi lebay banget). Yaitu dengan berjuang untuk mengerjakan soal UN yang penuh dengan kontroversi dimana-mana. Pagi ini ibu gw buatin sarapan buat gw. Wah alangkah senangnya bukan kalau bangun pagi udah ada sarapan yang tersedia di meja makan dan kita tinggal menyantapnya. Nah pagi itu ibu gw membuat sarapan berupa pu yung hai (atau apalah gw gak tau dengan jelas namanya). Yah pu yung hai itu semacam telur dadar ataupun omelet yang disiram dengan saus berbumbu. Haha pagi itu ibu gw gak kalah dengan chef farah Quinn, mungkin bedanya dari umur sama body aja kali yee hahai. Nah makanan sudah tampil cantik dang w udah siap untuk menyantap makanan itu. Karena udah selesai masak ibu gw langsung berangkat kerja. Nah pas gw udah ngambil itu makanan ke piring, gw sempet ragu sama sausnya. Gw sempet mikir nah ini saus koq rasanya agak beda ya. Apa jangan-jangan dikencingin tikus atau di buat kecoa berenang ?? gw juga bingung. Nah terus gw baru inget kalo kemarennya kita abis makan mie ayam dan ada sisa sausnya yang disimpen ibu gw di kulkas. Nah gw periksa ternyata bener prediksi gw (udah kayak pesulap). Kalo ternyata saus yang dibuat itu adalah saus kemaren buat makan mie ayam. WHATTTTSSSS?? mati gw udah abis lagi tuh pu yung hai dan masuk ke lambung gw yang sangat memprihatinkan nasibnya. Aaahh yaudah ga bakal mati ini, gua pikir. Terus berlanjut, karena gw bosen di rumah terus gw coba ke warnet buat maen twitter ataupun buka facebook gw yang telah usang. Nah di warnet itu ada beberapa cewe-cewe ataupun kalo rohis bilang akhwat gitu. Nah itu remaja labil biasa lah maenannya facebook dan dia juga coba untuk buat twitter dan gak berhasil-berhasil hahahahaha..Terus pas gw udah pesen satu pc dan gw langsung buka browser buat berselancar ataupun ngaskus. Eh pas gw lagi buka facebook, tiba-tiba ada sesuatu yang buat perut gw bergoyang laksana inul darahmuda (eh maap daratista). Terus aja gw menggelinjang dan mencoba untuk menahan cepirit, lah malu dong masa cepirit di depan para cewek-cewek remaja itu. Nah sambil menahan cepirit+kentut gw buka akun kaskus gw terus buka update-an berita bola. Eh tak lama hasrat ingin kentut sudah tak terbendung lagi dan PSSSSSTTSSHHH….. gas beracun hawa surge telah terlepas hahaha. Eh pas gw udah merasa lega karena udah kentut tiba-tiba cewek remaja itu mulai terganggu dengan bau nikmat kentut gw. Dengan tangan kiri menutup hidung dan tangan kanan terus mengetik di keyboard para cewek-cewek remaja labil itu pun terus maenin akun facebooknya haha nikmatin tuh kentut dahsyat bau saus kemaren. Haha emang gw endus-endus dikit sih emang kentut gw luar biasa baunya hingga menusuk ke dalam relung jiwa ( hahaha sok puitis). Sambil dalam hati mengucapkan “Selamat menikmati kentut terdahsyat ladies” gua pun pulang dengan terbirit-birit karena itu berak udah mencapai ujung pantat gw. Sampai di rumah, gw langsung ke wc dan pas itu gw merasa kalau disuruh milih antara wc ataupun cewek cantik pasti gw akan memilih wc karena wc cantik lebih baik daripada cewek cantik (haha apadeh ga jelas). Terus sesampainya di lokasi peluncuran, gw pun langsung meluncurkan rudal-rudal coklat yang artistik itu ke tempat yang selayaknya dia tinggal. Cukup banyak rudal yang gw keluarkan tapi itu sangat melegakan buat gw. Dn itu membuat gw sadar bahwa ngentutin orang itu sangat nikmat tapi kalo dikentutin itu gak enak sama sekali. Jadi buat para kentuters (manusia penggila kentut) jagalah kentut kalian seperti menjaga diri sendiri dan sayangilah kentut kalian seperti menyayangi diri sendiri. Akhir kata “Salam dongo’”
Read More..